|
1. Strategi Perangkap 2 Arah
Teknik perangkap seperti ini cukup populer di kalangan trader Marketiva dan
sangat menguntungkan bila diterapkan saat event-event ekonomi penting. Tidak
memerlukan indikator, yang diperlukan hanya kemampuan untuk memasang harga order
(pesan harga). Bila belum tahu cara mengorder harga pelajari dulu di sini KLIK
Dan akan lebih baik lagi bila Anda memiliki pengetahuan Fundamental analisis.
Waktu trading adalah saat US open sekitar jam 19.00 WIB (GMT +7) atau sesuai
dengan keluarnya data ekonomi penting dari Amerika. Untuk mengetahui berita dan
data ekonomi yang akan keluar pada hari itu, saya sarankan Anda menyempatkan
diri melihat Calender harian di http://forexfactory.com di sini Anda bisa dengan
mudah melihat data ekonomi yang akan keluar, jam berapa serta seberapa
pentingnya data tersebut.
Data ekonomi yang cukup penting dan ditunggu banyak orang /trader di sini
biasanya adalah data-data ekonomi NFP (Non Farm Payroll), CPI Core (Consumer
Price Index) dan pengumuman dari FOMC tentang kenaikan suku bunga. NFP yang
diumumkan setiap hari Jum’at pertama setiap bulan contohnya bisa membuat
pergerakan harga GBP/USD kurang lebih 200 pips. Sangat menarik kan?
Ini Strateginya:
Lihat Kalender Economic Harian, yg biasanya di upgrade mingguan di http://forexfactory.com
Contoh trading dengan NFP mis: pada hari Jumat pertama bulan itu ada data
tentang NFP yang akan dirilis di Amerika jam 19.30 WIB. Di http://forexfactory.com
Anda bisa menyesuaikan waktu Amerika dan Jakarta (WIB) dengan jalan mengganti
time periode menjadi +7 otomatis calendar forexfcatory akan menyesuaikan dengan
waktu Jakarta.
Buka platform trading Marketiva Anda. Sebaiknya bila berita ekonomi akan dirilis
jam 19.30 WIB Anda sudah online 30 menit sebelumnya untuk melakukan persiapan.
Sebelum jam 19.30 WIB biasanya pergerakan harga tidak terlalu banyak karena
cenderung pelaku pasar sedang berita yang akan diumumkan nanti.
Lima menit mendekati waktu 19.30 WIB yaitu jam 19.25 WIB pasanglah dua order
posisi sekaligus. Yaitu posisi BUY dan SELL. Anda harus lihat harga pada saat
itu. Untuk memasang harga order tambahkan 40 pips untuk posisi BUY dan kurangi
40 pips untuk posisi SELL. Lalu pasang Sotp Loss 30 pip, Target profit pasang 50
pip atau terserah Anda bila yakin dengan pergerakan harga saat itu dan ingin
mendapatkan keuntungan yang maksimal.
Contoh cara memasang perangkap di Marketiva. Misalnya pada saat itu harga GBP/USD
bergerak di sekitar 1.7230
Pasang posisi pertama yaitu “BUY”
Klik tab “Orders” pada platform Marketiva Anda, lalu klik “New” maka akan muncul
tab isian:
Instrument = Isi dengan “GBP/USD”
Buy/Sell = Pilih “Buy”
Price = Masukan harga “1.7270” (dari 1.7230 + 0.0040 (+40 pip))
Price Type = Pilih “Stop”
Quantity = Isi jumlah uang yang ingin Anda transaksikan (ingat leverage 1:100)
Bila transaksi $1 maka masukan nilai 100 pada kolom Quantity
Bila transaksi $5 maka masukan nilai 500 pada kolom Quantiy
Bila transaksi $10 maka masukan nilai 1000 pada kolom Quantity
Bila transaksi $200 maka masukan nilai 20000 pada kolom Quantity, dst
Exit Stop Loss = Isi dengan "1.7240" (dari 1.7270 - 0.0030 (30 pip)
Exit Target = Bila ingin target profit 50 pip masukkan "1.7320" (dari 1.7270 +
0.0050)
Desk = pilih "Live" jika ingin trading dengan uang sesungguhnya pilih "Virtual"
jika hanya ingin trading simulasi
Klik “OK” Transaksi Anda langsung terkirim dan tercatat di bagian Order
Pasang posisi ke-dua yaitu “SELL”
Klik tab “Orders” pada platform Marketiva Anda, lalu klik “New” maka akan muncul
tab isian:
Instrument = Isi dengan “GBP/USD”
Buy/Sell = Pilih “SELL”
Price = Masukan harga “1.7190” (dari 1.7230 - 0.0040 (-40 pip))
Price Type = Pilih “Stop”
Quantity = Isi jumlah uang yang ingin Anda transaksikan (ingat leverage 1:100)
Exit Stop Loss = Masukan harga 1.7220 (dari 1.7190 + 0.0030 (30 pip)
Exit Target = Bila ingin target profit 50 pip masukkan 1.7140 (dari 1.7190 -
0.0050)
Desk = pilih "live" jika ingin trading dengan uang sesungguhnya. Pilih "Virtual"
jika hanya ingin trading simulasi
Klik “OK” maka transaksi Anda langsung terkirim dan tercatat di bagian Order
Sekarang Anda Memiliki dua posisi order sekaligus
Posisi Order BUY di 1.7270 SL 1.7240 TP 1.7320
Posisi Order SELL di 1.7190 SL 1.7220 TP 1.7140
Setelah itu kita menunggu sampai jam 19.30 WIB lewat. Setelah berita ekonomi NFP
ini diumumkan biasanya harga akan bergerak naik atau turun secara drastis. Bila
harga bergerak naik, pasti posisi Buy yang tersentuh. Dan Bila harga bergerak
turun, maka posisi Sell akan kena. Ini yang disebut dengan perangkap.
Bila posisi order "buy" yang tersentuh, Anda bisa membatalkan (cancel) posisi
order "sell". Begitu pula sebaliknya. Untuk Meng”cancel” klik “Position ID” pada
transaksi order yang ingin dibatalkan, lalu klik “Cancel”
Strategi ini juga bisa digunakan pada event-event ekonomi yang lain seperti GDP,
Home sales dsb tetapi karena pergerakannya tidak sebanyak NFP atau CPI Core maka
target penambahan dan pengurangan harus Anda kurangi menjelang diumumkannya
berita eknomomi tersebut missal order posisi BUY + 20 dan SELL -20. Stop loss 20
pip dan target Profit 30.
(Sumber: http://trapfx.blogspot.com/)
2. Trading dengan Sistem Sidus
Cara trading disini menggunakan strategi Sidus sytem
yang cukup efisien untuk mendapatkan keuntungan dari Forex Trading. Sistem ini
adalah gabungan system BGX dan Vegas yang cukup populer.
Mata uang uang disarankan EUR/USD dan EUR/GBP (pilih salah satu saja). Waktu
trading pada saat US open (19.00 WIB) atau Europe Open (14.00 WIB)
Metodenya sederhana tapi cukup efektif untuk melihat trend pergerakan harga.
Indikator-indikator yang digunakan
1. Time Frame 1 Jam (1H) gunakan chart candlestick atau chart bar
2. EMA 18 dan EMA28 (warna merah dua-duanya)
3. WMA 5 (warna biru) dan WMA 8 (warna kuning)
*Masalah warna bisa diatur sesuai selera
Untuk mensetup Indikator Sidus Sistem di Platform Marketiva, setelah login
melalui streamster Anda bisa langsung mensetup indikator2 diatas dengan cara
yang mudah
1. Time frame 1 jam dan candlestick atau bar chart
Klik kanan pada bagian bidang yang menampilkan grafik (charting. Akan muncul
beberapa pilihan (options). Pilihlah “Timescale" Lalu klik “Hourly “ (jam) maka
data grafik akan memunculkan data harga (Open, High, Low, Close) setiap 1 Jam
Klik kanan lagi bidang grafik pilih “Style”. Lalu klik "Candlesticks" atau "Bar
Chart" (terserah Anda. Gambar grafik akan berubah sesuai pilihan Anda
2. EMA 18 dan EMA 28 (merah)
Klik kanan bidang grafik, akan muncul options
Pilih “Indicators” setelah itu pilih "Moving Average". Lalu akan uncul kolom
isian. Pada kolom "Type" pilihlah"Exponential (EMA=Exponential Moving Average)
Rubahlah angka default "Period" menjadi "18" lalu klik kotak warnanya "Line
Color" pilih warna "merah".
Klik "OK".Anda sekarang memiliki garis EMA18 warna
merah
Lakukan hal yang sama sekali lagi seperti di atas untuk membuat garis "EMA 28
warna merah".
Bila sudah maka Anda sekarang memiliki 2 garis EMA yaitu EMA18 dan EMA 28 masing
masing warna merah.
3. WMA 5 (biru) dan WMA 8 (kuning)
Klik kanan bidang grafik, akan muncul options. Pilih “Indicators” setelah itu
pilih "Moving Average". Lalu akan uncul kolom isian. Pada kolom "Type"
pilihlah"Weighted (WMA=Weightedl Moving Average). Ubahlah angka default "Period"
menjadi "5" lalu klik kotak warnanya "Line Color" pilih warna "biru"
Klik "OK". Anda sekarang memiliki garis WMA 5 warna Biru
Lakukan hal yang sama sekali lagi seperti di atas untuk membuat garis "WMA 8
warna kuning".
Bila selesai maka Anda sekarang memiliki 2 garis WMA yaitu EMA 5 (biru) dan EMA
8 (merah)
4. Secara keseluruhan pada grafik harga (charting) Anda sekarang memiliki 4
garis MA.
Yaitu garis EMA 18 (merah), EMA 28 (merah), WMA 5 (biru)
dan WMA 8 (kuning). Cobalah “Save” Setup Anda ini sehingga Anda tidak perlu
mengatur setting-annya setiap kali login. Untuk Men-“save” Klik Kanan Bidang
Grafik kemudian pilih “Save Chart“. Isi Nama file sesuai selera Anda mis; “Sidus
System” setelah itu klik "OK". Settingan Anda sudah tersave aman. Untuk
menghapus, mengedit mengatur dsb Anda bisa melakukan dengan cara yang sama.
Tinggal klik Kanan bidang grafik (Charting).
Aplikasi Sidus System
EMA 18 dan EMA 28 (masing2 merah)
adalah merupakan 2 garis tunnel untuk membantu Anda menentukan kapan mulainya
sebuah trend dan kapan trend itu berakhir. (jangka panjang)
WMA 5 (biru) dan WMA 8 (kuning)
Adalah garis yang akan membantu kita kapan kita harus memasuki trend itu (Open
Position), dan garis ini juga akan menunjukan kuat tidaknya sebuah trend (jangka
pendek)
Entry Signal
Lakukan Open position (sell atau buy) hanya pada saat Tunnel (EMA 18 dan EMA 28)
mulai saling bersilangan (cross) atau benar2 sempit
Ambil Posisi Buy (Long)
Bila WMA 5 dan WMA 8 melewati /menyilang garis Tunnel (EMA 18 dan EMA 28)
dari bawah ke atas. Jika WMA 5 melintasi garis WMA 8 dari bawah ke atas berarti
trend pergerakan harganyanya sangat kuat.
Ambil Posisi Sell (Short)
Bila WMA 5 dan WMA 8 melewati /menyilang garis Tunnel (EMA 18 dan EMA 28)
dari atas ke bawah. Jika WMA 5 melintasi garis WMA 8 dari atas ke bawah berarti
trend pergerakan harganyanya sangat kuat.
Exit Signal (Keluar dari posisi BUY atau SELL)
Bila mengambil posisi BUY, Waspada bila garis WMA 5 bergerak menyilang turun
dari atas ke bawah garis WMA 8 dan Keluar (exit) dari posisi ini bila garis WMA
5 WMA 8 meyilang turun dari atas ke bawah garis Tunnel (Celah EMA 18 dan EMA 28)
Bila mengambil posisi SELL, Waspada bila garis WMA 5 bergerak menyilang naik
dari bawah ke atas garis WMA 8 dan keluar (exit) dari posisi ini bila garis WMA
5 dan WMA 8 bergerak menyilang naik dari bawah ke atas garis Tunnel (Celah EMA
18 dan EMA 28)
Dan Selalu keluar dari posisi Anda bila Tunnel (celah EMA 18 dan EMA 28) benar2
menyempit dan bahkan bersilangan. Hal ini menunjukan terjadinya perubahan arah
trend (trend reversal).
Bila Anda melihat perubahan pergerakan trend harga seperti saat tunnel (celah
EMA) menyempit atau bersilangan, tutup posisi sebelumnya dan buka posisi baru
sesuai arah trend. Contoh bila Sebelumya Anda mengambil Posisi BUY kemudian Anda
melihat perubahan harga, Tutup posisi BUY lalu Buka posisi baru yaitu SELL..
Ingat Jadikan “Trend Sebagai Teman”
Direkomendasikan untuk metode ini gunakan stop loss 10-15 pips untuk menghindari
kerugian yang lebih besar.
Beberapa Contoh Trading Sidus System


(Sumber: http://trademx.blogspot.com/)
3. Trading dengan Strategi BGX Sistem
Cara trading disini menggunakan strategi BGX sytem
untuk menentukan Open position dan exit .
Mata uang uang disarankan GBP/USD, EUR/USD, USD/CHF, EUR/JPY (pilih salah satu
saja). Waktu trading pada saat US open (19.00 WIB) atau Europe Open (14.00 WIB)
Indikator yang digunakan
1. Time frame grafik 30 menit Candle Stick atau Bar
2. Garis WMA 5 (warna biru) WMA 20 (Oranye) dan WMA 100 (hijau)
3. Indikator RSI 14 (default)
Untuk mensetup Indikator BGX Sistem di Platform Marketiva, setelah login melalui
Streamster Anda bisa langsung mensetup indicator-indikator diatas dengan cara
seperti ini:
1. Time frame 30 menit dan Candle Stick atau Bar
Klik kanan pada bagian bidang yang menampilkan grafik (charting)Akan muncul
beberapa pilihan (options). Pilihlah “Timescale” Lalu klik “30 minutes“ (30
menit) maka data grafik akan memunculkan data harga (Open, High, Low, Close)
setiap 30 menit. Klik kanan lagi bidang grafik pilih “Style”. Lalu klik
"Candlesticks" atau "Bar Chart" (terserah Anda). Gambar grafik akan berubah
sesuai pilihan Anda
2. WMA 5 (Biru) dan WMA 20 (Oranye) WMA 100 (Hijau)
Klik kanan bidang grafik, maka akan muncul options.
Pilih “Indicators” setelah itu pilih "Moving Average". Muncul Tab Pilihan; pada
kolom "Type" pilih "Weighted"(WMA=Weightening Moving Average). Ubahlah angka
default kolom "Period" menjadi "5" lalu klik “Line Color" kotak warnanya pilih
warna “Biru”. Klik "OK". Anda sekarang memiliki garis WMA 5 warna Biru. Lakukan
hal yang sama untuk membuat garis WMA 20 warna oranye dan garis WMA 100 warna
hijau.
Bila sudah Anda lakukan, maka Anda sekarang memiliki 3 garis WMA yaitu WMA 5 (biru),
WMA 20 (Oranye) dan WMA 100 (hijau) pada grafik harga Anda.
3. Indikator RSI 14
Klik kanan bidang grafik, akan muncul options. Pilih
“Indicators” setelah itu pilih "Relative Strenght Index (RSI)" . Isi kolom "periode"
dengan 14
4. Cobalah “Save” settingan Anda ini sehingga Anda
tidak perlu mengatur setting-annya setiap kali login.
Untuk Men-“save” Klik kanan Bidang Grafik kemudian
pilih “Save Chart “ Isi Nama file sesuai selera Anda mis; “BGX System” setelah
itu klik "OK". Settingan Anda sudah tersave aman.
Untuk menghapus, mengedit mengatur dsb Anda bisa lakukan dengan cara yang sama.
Tinggal klik Kanan bidang grafik (Charting).
Aplikasi BGX System
WMA 5 (biru) untuk mengikuti harga market.
WMA 20 (oranye) untuk konfirmasi entry (OP)
WMA 100 (hijau) untuk identifikasi trend harian
Bersiap Ambil Posisi “Buy” Bila:
WMA 5 mengcross WMA 20 dari bawah ke atas
WMA 5 dan WMA 20 berada di atas WMA 100
RSI berada di atas point 50 (garis tengah)
Entry (OP) saat harga 30 pip di atas harga cross WMA 5 dan WMA 20
Bersiap Ambil Posisi “Sell” Bila:
WMA 5 mengcross WMA 20 dari atas ke bawah
WMA 5 dan WMA 20 berada di bawah WMA 100
RSI berada di bawah point 50. Entry (OP) saat harga 30 pip di bawah harga cross
WMA 5 dan WMA 20
Target point 30 pip dan stop loss minus 5 dari persilangan (cross) WMA 5 dan WMA
20
Contoh Trading :
Bila suatu saat WMA 5 mengcross WMA 20 dari atas ke
bawah pada titik harga 1.2530 serta RSI menunjukan posisi di atas garis tengah
(50). Bersiaplah mengambil posisi “BUY” pada saat harga 30 pip di atas harga
cross (1.2530 + 0.0030 (30 pip)) yaitu di 1.2560. Lalu pasang stop loss minus 5
pip di bawah garis cross (1.2530 – 0.0005) yaitu di 1.2525.
Untuk mengetahu strategy BGX system yang lebih lengkap atau strategi lainnya
bisa dilihat pada ebook atau di http://www.ebookfx.blogspot.com
Gunakan uang virtual terlebih dahulu sampai Anda benar2 mengenal Forex Trading
Online ini. Pilihlah strategi yang sesuai dengan diri Anda sendiri. Dan jangan
pernah berhenti untuk selalu menambah pengalaman dan pengetahuan Anda di bidang
ini (Sumber: http://www.trademx1.blogspot.com/) |