|
APA ITU
FOREX ?
|
Trading
di Forex adalah 100% Bebas Pajak dan Legal menurut hukum
pemerintah maupun hukum agama. Trading Forex atau Valas adalah
BUKAN Judi, karena perdagangan Forex dapat dianalisa, disamping itu
Forex juga sama dengan perdagangan pada umumnya dan hanya berbeda di
obyeknya saja (di Forex obyeknya adalah mata uang, sedangkan di
perdagangan umum obyeknya adalah barang atau jasa). |
Forex (Foreign Exchange) yaitu perdagangan mata uang asing atau biasa disebut
dengan Valas (Valuta Asing). Yang akan kami perkenalkan disini adalah jenis SPOT
FOREX Modern Yang diperdagangkan di FOREX, Pasangan (Pairs) Mata Uang yang umum
di dunia (contoh: EUR/USD , GBP/USD, USD/JPY, USD/CHF) . Jadi Forex berarti
membeli atau menjual suatu mata uang terhadap mata uang yang lainnya dengan
tujuan untuk mendapatkan keuntungan.
Ilustrasi
Buy EUR/USD berarti Beli EURO dan Jual USDollar
Sell USD/JPY berarti Jual USDollar dan beli Japan Yen
Contoh
Buy EUR/USD 1.3000 berarti Beli 1 EURO dengan menjual 1.3000 USD
Mata Uang Yang Populer Diperdagangkan
EUR = “Euro” (mata uang Eropa)
GBP = “Sterling” atau “Cable” (mata uang Inggris)
AUD = “Aussie Dollar” (mata uang Australia)
NZD = “Kiwi” (mata uang New Zealand)
JPY = “Yen” (mata uang Jepang)
CHF = “Swiss Franc / Swissy” (mata uang Swiss)
CAD = “Dollar Canada” (mata uang Canada)
USD = “US Dollar” atau “Buck” (mata uang USA)
Apakah Trading Forex itu LEGAL ?
Trading di Forex adalah 100% Bebas Pajak dan Legal menurut hukum pemerintah
maupun hukum agama Trading Forex atau Valas adalah BUKAN Judi, karena
perdagangan Forex dapat dianalisa secara NYATA, disamping itu Forex juga sama
dengan perdagangan pada umumnya dan hanya berbeda di obyeknya saja (di Forex
obyeknya adalah mata uang, sedangkan di perdagangan umum obyeknya adalah barang
atau jasa).
Trading Forex adalah bukan bentuk Investasi ataupun HYIP, tetapi Trading Forex
adalah Perdagangan mata uang yang dimana anda sendiri yang mentransaksikannya di
market, oleh karena itu segala resiko dan keuntungannya adalah murni dari anda
sendiri yang mengendalikannya secara penuh !
Golongan Pasangan Mata Uang (Pairs)
Mata Uang Direct : (EUR/USD , GBP/USD dan mata uang
lainnya yang USD nya di belakang)
Mata Uang Indirect : (USD/JPY, USD/CHF dan mata uang
lainnya yang USD nya di depan)
Mata Uang Cross Rate : (GBP/JPY , EUR/CHF , yaitu mata uang
yang bukan diperbandingkan dengan USD)
Base dan Counter
Contoh: GBP/USD Ini berarti Base Currency : GBP dan Counter Currencynya : USD
Para Pelaku Pasar
Siapa sajakah participant di Pasar Forex ini ?
1. Pemerintah
2. Perusahaan
3. Institusi Keuangan
4. Bank
5. Para Broker
6. Pelaku Bisnis
7. Masyarakat (Retail Customers)
Market Hours
Pasar Forex bergerak dan buka 24 jam
(Senin pk.4 pagi sampai Sabtu pk.4 pagi WIB)
WIB = Waktu Indonesia Barat atau GMT +7
Time Zone
Asian Time (Tokyo) : 6am – 3pm WIB
Europe Time (London) : 2pm – 11pm WIB
USA Time (New York) : 7pm – 4am WIB
Mengapa Trade di Forex ?
1. Tanpa Komisi
2. Selisih Harga Jual dan Beli (spread) yang sangat rendah
3. 2 Ways Opportunity (bisa mendapatkan keuntungan baik dari harga naik atau
turun)
4. Tidak ada perantara
5. Leverage (ada daya ungkit)
6. 24 Jam (Senin Pagi sampai Sabtu Pagi WIB)
7. Sangat liquid (perputarannya diatas $2 Triliun/hari)
8. Harga tidak bisa “digoreng” dan dipermainkan
9. Bisa dimulai dengan modal kecil (bisa dengan $100)
10 . Contract Size dan Lot yang Flexibel
11. Ada Free Demo dengan harga realtime sesuai market
12. Bisa automatic trading (Metatrader)
13. Fungsi-fungsi dasar ordernya sangat mudah dimengerti
14. Dapat menghasilkan Return Investasi yang tinggi (untuk tingkat Profesional)
15. Pasar Forex tidak mungkin bangkrut karena menyangkut perekonomian negara
dunia
Perbedaan Forex Modern Vs. Tradisional
Modern Tradisional
1. Modal Awal Minimal $100 Ratusan Juta Rupiah
2. Daya Ungkit sampai 1:500 Tidak ada (atau 1:1 saja)
3. Selisih Harga 2 – 5 point (rata2) Sekitar 100 point rata2
4. Komisi Tidak ada Ada dan Bervariasi
5. Sistem Trading Dengan Jaminan (margin) Harus Tunai
6. Tempat Bebas (koneksi internet) Bank/Money Changer
7. Jenis Order Bervariasi Jual dan Beli saja
8. Trading Otomatis Bisa Tidak Bisa
9. Transaksi 24 Jam Tergantung jam kerja Bank
10. Liquiditas >$2 Trilyun / Hari Tergantung stok Bank
11. Eksekusi Order Langsung sesuai market Menunggu dulu
12. Demo Trading Ya dan Gratis Tidak ada
13. Fasilitas Order Bermacam-macam Beli dan Jual saja
Peralatan untuk bisa memulai Trading
1. Seperangkat Komputer / Laptop
2. Sistem Operating Windows (2000, XP, atau Vista)
3. Koneksi Internet yang memadai (disarankan 56k keatas)
4. Software yang disediakan oleh broker (Metatrader)
5. PDA berbasis Windows (bila ingin mobile trading – Metatrader)
6. Suasana dan tempat trading yang nyaman agar trading
Anda tidak
terganggu oleh hal-hal lain
Berapa modal untuk trading Forex ?
1. Micro Account (atau micro lot) :
dengan
satuan mulai dari 0.01 lot, minimal modal yang dianjurkan: diatas $100
2. Mini Account (atau mini lot) : dengan satuan mulai dari 0.1 lot,
minimal
modal yang dianjurkan: diatas $300
3. Regular Account (atau Standard Account atau Standard Regular Lot):
dengan
satuan mulai 1 lot, minimal modal yang dianjurkan: diatas $5000
Anda bisa mencampur penggunaan account dengan kombinasi Lot
Contoh: 2.1 lot , 0.18 lot , 1.17 lot , 2.03 lot, dan sebagainya
Catatan: Anda bisa memulai trading dengan modal minimal $100 di
NorthFinance
dengan satuan lot mini account, karena di NorthFinance terdapat fasilitas
leverage
1:500 untuk hasil yang lebih maximum (lihat penjelasan akan leverage dan margin
untuk keterangannya)
Satuan di Forex
Pip atau Point : Satuan terkecil untuk pergerakan di Forex, contoh: dari harga
1.3000 bergerak ke 1.3018, maka berarti bergerak naik 18 pips, dan pips
menentukan profit dan loss Anda.
Lot : Satuan jumlah kontrak (contract size) atau volume. Seperti 1 lot regular =
$100,000 quantity contract size.
Contoh: Buy 2 lot EUR/USD di 1.3000 , Artinya: Membeli 200,000 EURO dengan
menukarkan (jual) 1.3000 x 200,000 = USD 260,000
Spread : Yaitu selisih harga Jual dan Beli Jenis Account : Micro Account (0.01
lot) ; Mini Account (0.1 lot) ; Regular Account (1 lot) lihat penjelasan
contract size
Nilai Kontrak (Quantity Contract Size)
Yaitu jumlah yang sebenarnya diperdagangkan di market
Contract Size ini dibedakan berdasarkan dari Lot, yaitu:
0.01 lot = satuan nilai kontraknya : $1,000 (biasa disebut micro lot)
0.1 lot = satuan nilai kontraknya : $10,000 (mini lot)
1 lot = satuan nilai kontraknya : $100,000 (regular lot)
Nilai Kontrak Kombinasi:
Jika kita menggunakan semisal 2.16 lot maka berarti nilai kontraknya yaitu
$216,000 (nilai kontrak adalah BUKAN modal)
Di Trading Forex Modern ini kita tidak perlu mengeluarkan modal sebesar nilai
kontraknya, karena disini anda bisa bertrading menggunakan Jaminan (Margin)
Lihat di keterangan berikutnya nanti
Cara Pembacaan Kondisi Ekonomi
ILUSTRASI
Bila kondisi ekonomi USA menguat daripada Eropa maka harga dari pasangan pairs
mata uang EUR/USD akan turun (Sell EUR Buy USD atau Sell EUR/USD). Bila kondisi
ekonomi USA melemah daripada Jepang maka harga dari pasangan pairs mata uang USD/JPY
akan turun (Sell USD Buy JPY atau Sell USD/JPY). Bila kondisi ekonomi Inggris
menguat daripada Jepang maka harga dari pasangan pairs mata uang GBP/JPY akan
naik (Buy GBP sell JPY atau Buy GBP/JPY)
Catatan Penting: Bila kondisi suatu negara menguat maka BUY di harga mata
uangnya,
tetapi jika melemah maka SELL di harga mata uangnya.
Pembacaan Harga Buy dan Sell
Jual (Sell) sering disebut juga dengan istilah Bid ataupun Short, sedangkan Beli
(Buy) sering disebut dengan istilah Ask ataupun Long BUY jika mengharapkan harga
pairs-nya bergerak naik untuk mendapatkan Profit SELL jika mengharapkan harga
pairs-nya bergerak turun untuk mendapatkan Profit.
Contoh :
Jam 6 sore posisi EUR/USD : Bid (Sell) Ask (Buy)
1.3000 1.3002 (Di saat tersebut kita order pasang posisi Bid (Sell) di angka
1.3000)
Dan setelah itu di portfolio account kita akan langsung (minus) -2 point
floating dikarenakan ada selisih spread ini (selisih harga buy dan harga sell
nya)
Jam 7 sore posisi EUR/USD berubah menjadi :
Bid (Sell) Ask (Buy) 1.2986 1.2988
(Di saat ini kita close posisi kita yg dari 1.3000 di angka 1.2988 lihat angka
Ask-nya)
Di contoh ini , kita akan mendapatkan profit sebesar 1.3000 – 1.2988 = 12 pips.
Bila kita order dengan Bid (Sell), dan kemudian jika harga Ask-nya (Buy)
bergerak turun lebih kecil daripada harga Bid kita yang semula, maka kita akan
mendapatkan Profit. Bila kita order dengan Ask (Buy), dan kemudian jika harga
Bid-nya (Sell) bergerak naik melebihi harga Ask kita yang semula, maka kita akan
mendapatkan Profit.
Tetapi jika sebaliknya maka akan Loss (atau Floating Loss) * Floating yaitu
apabila posisi harga kita belum diclose (diliquid untuk direalisasikan) dan
masih mengambang bergerak di market.
Leverage dan
Margin
Saya Tidak Punya Uang Untuk Membeli 100,000 EURO, bagaimana ?
Jawabannya :
LEVERAGE dan MARGIN
Ilustrasi :
“Leverage” adalah seperti kita meminjam uang di perusahaan broker dengan jumlah
tertentu dan dengan memberikan sejumlah jaminan yang dinamakan dengan “Margin”
Macam Leverage (atau daya ungkit)
Leverage ada beberapa jenis pada umumnya, yaitu:
1:1 berarti
uang jaminannya = nilai kontraknya (100%)
1:50 berarti uang jaminannya 2% dari nilai kontrak
1:100 berarti uang jaminannya 1% dari nilai kontrak
1:200 berarti uang jaminannya 0.50% dari nilai kontrak
1:400 berarti uang jaminannya 0.25% dari nilai kontrak
1:500 berarti uang jaminannya 0.20% dari nilai kontrak
Keterangan : Jaminan = Margin
Jaminan (margin) akan dikembalikan ke portfolio account balance anda lagi secara
utuh setelah posisi order anda ditutup (close) atau clear
Perhitungan Margin
Untuk Mata Uang Indirect (USD/JPY, USD/CHF, USD/…) : RUMUS: Lot x 100,000 x %
Margin.
Contoh :
Buy 0.3 lot USD/JPY di harga 121.07, dengan leverage 1:200 = 0.3 x 100,000 x
0.5%
= USD 150
Untuk Mata Uang Direct (GBP/USD, EUR/USD, …/USD) :
RUMUS: Lot x
100,000 x % Margin x Market Price
Contoh:
Buy 2.1 lot EUR/USD di harga 1.3010, dengan leverage 1:500
= 2.1 x 100,000 x 0.2% x 1.3010 = USD 546.42
Untuk Mata Uang Cross Rate UMUM (GBP/JPY, EUR/GBP, dan mata uang lainnya yang
bukan berbanding dengan USD) :
RUMUS: Margin untuk Cross Rate adalah dihitung dari Base Currencynya (dari
mata uang yang di depan)
Contoh:
(GBP/JPY) =
Base Currencynya adalah GBP
Buy 1.5 lot GBP/JPY di harga 242.65, dengan leverage 1:500 (misal di saat itu
harga GBP/USD = 2.0360) = 1.5 x 100,000 x 0.2% x 2.0360 = USD 610.8
Anda tidak akan bisa order jika sisa Free Margin anda tidak mencukupi. Oleh
karena itu sesuaikan penggunaan lotnya dengan kekuatan modal anda.
Ilustrasi Penggunaan Leverage & Margin
ILUSTRASI (contoh dengan setting leverage 1:500 di account anda) Anda ingin
membeli $100,000 USD/JPY di market (atau = 1 lot regular), Anda tidak perlu
mengeluarkan uang modal sebesar $100,000 tersebut, Tetapi anda cukup
mengeluarkan uang sebesar jaminannya saja yaitu 0.2% nya dari $100,000 yaitu
$200 saja. (contoh untuk leverage 1:500 margin 0.2%). Dan bila anda mendapatkan
profit dari transaksi tersebut, maka hasil yang anda dapat akan sama besarnya
seperti halnya anda bertrading dengan bermodal langsung $100,000 tersebut di
market tanpa leverage.
Dan bila rugi pun, anda juga hanya rugi sebesar $200 tersebut dan bukan
$100,000. (anda juga bisa membatasi kerugian anda dengan Stop Loss) Sehingga
perdagangan di Forex Modern ini lebih menguntungkan dan beresiko lebih rendah
daripada jenis yang Tradisional karena adanya fasilitas Leverage dan Margin di
Forex Modern tersebut. Disamping itu
potensi hasil (Gain) yang didapat pun juga sama besarnya.
Dengan fasilitas Leverage yang tinggi juga dapat meningkatkan ketahanan point
anda.
Perhitungan Profit dan Loss
Untuk Mata Uang Direct : (yang USD nya di belakang, contoh : EUR/USD , GBP/USD)
RUMUS:
pergerakan pips x lot x $10
Contoh:
Buy 1 lot EUR/USD
dari 1.3000 ke 1.3008 = 8 pips 8 pips x 1 x $10 = $80
Untuk Mata Uang Indirect :
(yang USD nya
di depan, contoh: USD/JPY , USD/CHF)
RUMUS:
(harga open – harga close) x lot x 100,000 / close price
Contoh : Sell 0.2 lot USD/JPY dari 122.12 ke 121.08
((122.12 – 121.08) x 0.2 x 100,000) / 121.08 = $171.78
Untuk Mata Uang Cross Rate UMUM: (yang tidak diperbandingkan dengan USD, contoh:
GBP/JPY, EUR/GBP)
RUMUS: Jika Counter Currencynya berjenis Direct = Lot x10 x pergerakan
pointnya
Jika Counter Currencynya berjenis Indirect = (Lot x 1000 / harga counter
currency di saat tersebut) x pergerakan pointnya Contoh (untuk jenis Indirect):
Sell 0.3 lot GBP/JPY dari 242.85 ke 242.50 (mata uang counternya (yang
dibelakang) adalah JPY Indirect).
242.85 ke 242.50 = 35 pips (dan harga USD/JPY saat itu di 119.15)
(0.3 x 1000 / 119.15) x 35 pips = $88.12
Contoh (untuk jenis Direct):
Buy 0.2 lot EUR/GBP
dari 0.6700 ke 0.6725 (mata uang counternya (yang dibelakang) adalah GBP
Direct) 0.6700 ke 0.6725 = 25 pips 0.2 x 10 x 25 pips = $50
(Dan Kalau Loss Perhitungannya Juga Sama)
Kolom Balance, Equity, Margin
Balance: yaitu jumlah uang anda yang telah terealisasikan atau yang telah
diclose (belum dihitung dengan posisi floating profit/lossnya bila ada)
Equity: yaitu jumlah uang anda setelah dihitung dengan floating
profit/loss Margin: yaitu total penggunaan margin (jaminan) anda sesuai dengan
jumlah total order anda yang sedang berjalan (open positions)
Free Margin: yaitu sisa Margin yang bisa anda gunakan untuk order (bila
anda masih mempunyai posisi floating maka untuk withdrawal anda bisa
mengambilnya dari sisa uang di Free Margin ini)
Margin Level: yaitu persentase dari Equity berbanding Margin anda
Margin Call
Pengertian Margin Call yang umum: yaitu suatu keadaan dimana uang anda drop
dibawah margin yang dibutuhkan (akibat loss), dan posisi anda dapat terclose
otomatis bila terkena Margin Call ini.
Contoh :
Uang anda $3000, dan anda open posisi 1 lot di USD/JPY di leverage 1:100 (1%),
Margin yang dibutuhkan yaitu $1000. Jika sisa uang equity anda tersebut turun
akibat floating loss hingga menyentuh $1000 atau dibawahnya, maka open posisi
anda akan diclose otomatis secara paksa oleh system.
Tiap-tiap perusahaan broker mempunyai ciri margin call yang berbeda-beda, contoh:
di North Finance anda akan terkena Margin Call bila Margin Level anda sudah
dibawah 5% . Semakin rendah persentasenya maka jarak ketahanan pointnya bisa
semakin panjang dan jauh. Jika bertrading, jangan menggunakan rasio lot yang
terlalu besar dibanding modal
equity anda, karena dapat terkena margin call dengan mudah. Margin Call juga
berfungsi agar total uang anda tidak menjadi minus akibat loss yang terjadi di
order anda (kecuali untuk kondisi tertentu seperti Fast Market)
Rollover / Swap / Interest / Bunga
Yaitu nilai bunga yang didapat atau dibebankan ke anda berdasarkan nilai suku
bunga dari
masing-masing mata uang. Bunga akan dihitung dari open posisi anda setiap
melewati pk.4 pagi WIB (GMT+7)
Contoh:
Suku Bunga USD = 5.25% , Suku Bunga JPY = 0.5% BUY USD/JPY artinya meminjam JPY
untuk ditabungkan di USD , sehingga anda akan mendapatkan bunga sebesar : -0.5%
+ 5.25% = +4.75% Dan bila kebalikannya, SELL USD/JPY, maka anda akan dibebankan
oleh biaya bunga -5.25% + 0.5% = -4.75%
Bunga adalah dihitung perhari (selewat pk.4 pagi WIB), dan dihitung berdasarkan
jumlah nilai volume lot (quantity contract sizenya) dan BUKAN dari modal anda.
Bunga dihitung mulai dari hari Senin sampai Jumat, tetapi di hari Rabu-Kamis
bunga adalah dihitung 3x lipat (sehingga total 1 minggu adalah = 7x bunga) .
GainScope.com menyediakan fasilitas bebas bunga overnight (free swap).
USD/JPY :
Jika kita Buy USD/JPY akan mendapatkan bunga + $13.50 / hari
Jika kita Sell USD/JPY akan dibebani bunga sebesar - $14.30 / hari
Ada pula broker yang memakai sistem point (di GainScope.com), sehingga harus
anda konversikan ke USD terlebih dahulu sesuai dengan kursnya.
Bunga dihitung
mulai dari hari Senin sampai Jumat, tetapi di hari Rabu-Kamis bunga adalah
dihitung 3x lipat (sehingga total 1 minggu adalah = 7x bunga)
Cara melihat tabel bunga dengan Software Metatrader:
Klik Kanan di Tabel Mata Uangnya, lalu pilih “Symbols”, kemudian “Properties”
Hedging
Hedging / Locking
Yaitu suatu fasilitas yang dimana anda bisa membuka suatu open order Buy dan
Sell di mata uang yang sama (jumlah lot yang sama pula) dan tanpa diclose salah
satu posisinya, teknik ini digunakan untuk mengunci posisi anda yang dimana
biasanya digunakan untuk mengunci posisi yang sedang floating loss.
Contoh :
Anda open order Buy EUR/USD di posisi 1.3000 dan kemudian anda menderita loss
hingga 50 point (turun ke 1.2950) kemudian di posisi 1.2950 tersebut anda kunci
(hedging) dengan cara open order Sell baru di 1.2950 pada EUR/USD lagi di jumlah
lot yang sama besarnya.
Sehingga dengan cara ini maka loss anda akan tetap floating -50 point terus,
sampai nanti salah satu atau kedua posisi hedging tersebut anda close. Jadi
meskipun harganya turun terus ke arah 1.2500 pun posisi loss anda tetap -50
point. Disamping itu hedging dapat pula digunakan untuk variasi teknik trading
anda.
Trailing Stops (TS)
Yaitu suatu fungsi yang dimana bisa melindungi profit anda bila mencapai suatu
titik tertentu, dengan cara menaikkan Stop Lossnya otomatis secara bertahap Set
Trailing Stops di 15 points, berarti bila profit anda telah melebihi 15 points (yaitu
16 points) maka fungsi TS ini akan bisa aktif Untuk menggunakan TS ini, komputer
anda harus dalam keadaan ON dan juga harus Online, karena fungsi TS ini berjalan
di komputer anda dan BUKAN di server broker, tetapi jika komputer Gambar cara
setting Trailing Stops di Metatrader anda Off lalu On lagi maka fungsi TS akan
bisa berjalan kembali melanjutkan yang sebelumnya (bila masih memungkinkan)
Cara Kerja Trailing Stops
Contoh :
Anda set Trailing Stops di angka 20 points, dan Anda order Buy market di harga
1.3000 , bila kemudian harga naik ke 1.3021 maka TS akan aktif dengan cara
men-set Stop Lossnya (SL) otomatis di harga 1.3001 (melindungi profit anda
dengan jarak 20 pips, yaitu dari 1.3021-20 = 1 pips profit) bila kemudian harga
naik ke 1.3030 maka SL anda akan otomatis ikut dinaikkan di 1.3010 , dan apabila
dari 1.3030 tersebut turun ke 1.3015 maka SL anda akan tetap di 1.3010 dan tidak
ikut turun, karena untuk melindungi profit anda yang telah dikunci oleh fungsi
TS tersebut dengan mengatur SL-nya secara otomatis , sehingga dengan TS ini juga
bisa untuk mendapatkan profit secara maximal dan tidak kuatir profit anda akan
berbalik menjadi loss.
Penggunaan TS ini harus anda pertimbangkan dengan keadaan pasar juga, karena TS
baru bisa aktif setelah menyentuh titik profit dari setting TS kita.
Pending Orders
Pending order yaitu suatu order yang akan terlaksana bila menyentuh suatu titik
harga tertentu sesuai dengan pesanan order kita.
Adapun macam-macam pending order yaitu:
- Buy Stop
- Sell Stop
- Buy Limit
- Sell Limit
Fast Market dan Slippage
Fast Market / Hectic / Volatile Market
Yaitu pergerakan market yang sangat signifikan dan dapat menyebabkan harga
bergerak sangat cepat dan terjadi lompatan harga. Hal ini biasanya disebabkan
oleh berita penting ataupun hal-hal lain yang dapat menyebabkan pergerakan yang
sangat tinggi di market. Dan bila anda order di saat hectic kemungkinan besar
dapat terjadi slippage ataupun
delay, requote (request harga order secara berulang-ulang untuk penyesuaiannya)
dan spread harga jual dan beli yang juga dapat melebar beberapa saat, karena
harus menyesuaikan dengan harga market yang bergerak cepat tersebut.
Slippage
Yaitu suatu keadaan yang dimana order kita meleset sejauh beberapa point dari
titik yang kita order (hal ini terjadi karena harga yang melompat akibat
volatility market – Hectic/Fast Market)
TP dan SL
Disamping perintah-perintah order diatas, di Trading Forex juga terdapat
istilah-istilah berikut untuk pelaksanaan order anda (untuk Closingnya).
Take Profit (TP) : Yaitu untuk target profit anda
Stop Loss (SL) : Yaitu untuk membatasi kerugian anda (atau cut loss)
SL sebaiknya dipasang di setiap order anda, karena untuk membatasi kerugian anda
agar tidak semakin terpuruk jika open posisi anda terkena loss. Dan SL idealnya
adalah maximum 50 pips atau tergantung dari management risk anda (tingkat resiko).
|